SE. AWAL PERKULIAHAN
Unduh informasi selengkapnya di sini Download
Unduh informasi selengkapnya di sini Download
Pertemuan lintas kampus ini membedah empat pilar utama dalam integrasi teknologi pendidikan. Fokus pembahasan mencakup struktur mata kuliah literasi digital, optimalisasi Learning Management System (LMS) untuk skema blended learning, peningkatan kapasitas digital sivitas akademika, hingga penerapan aplikasi asesmen untuk memantau perkembangan anak secara akurat dan real-time.
Ketua Prodi PIAUD UIN SATU Tulungagung, Dr. Musrikah, M.Pd., menyambut positif inisiatif ini dengan membagikan berbagai praktik baik (best practices) yang telah berjalan di kampusnya. "Kami sangat senang dapat berbagi pengalaman mengenai penguatan kurikulum digital. Semoga langkah ini menjadi inspirasi aplikatif untuk pengembangan PIAUD STAINU Madiun," ujarnya.
Merespons hal tersebut, perwakilan STAINU Madiun, Dr. Ummu Habibah, M.Pd.I., sangat mengapresiasi keterbukaan pihak tuan rumah. Ia menargetkan kunjungan ini tidak berhenti pada forum diskusi, melainkan mampu mempercepat transformasi akademik di kampusnya. "Kami berharap benchmarking ini memberikan multiplier effect yang signifikan untuk menjawab tantangan integrasi teknologi di prodi kami," tegasnya.
Melalui agenda studi banding ini, kedua institusi sepakat untuk terus memperkuat sinergi antar-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Kolaborasi jangka panjang ini diharapkan menjadi langkah krusial dalam mencetak calon pendidik anak usia dini yang adaptif, unggul, dan melek teknologi di masa depan.
Unduh informasi selengkapnya di sini Download
Mengusung tema "Sinergi Aswaja dan Digitalisasi: Membangun Peradaban Desa yang Religius, Inovatif, dan Mandiri", masa pengabdian ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan hingga 21 Agustus 2026. Ketua STAINU Madiun, Anwar Soleh Azarkoni, S.H.I., M.H., menekankan bahwa program ini dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) dengan transformasi teknologi agar tetap selaras dengan etika dan religiositas masyarakat desa setempat.
Para mahasiswa peserta KPM yang terbagi dalam lima kelompok ini disebar ke dua wilayah strategis. Di Kecamatan Wonoasri, fokus pengabdian diarahkan pada pengembangan UMKM industri brem dan penguatan desa di Jatirejo, Bancong, serta Plumpungrejo. Sementara di Kecamatan Pilangkenceng, sasaran difokuskan pada wilayah industri dan pendidikan di Desa Luworo serta Desa Ngengor (Pondok Al-Basyariah).
Selama di lokasi, pelaksanaan KPM akan bertumpu pada empat pilar aksi utama. Mahasiswa bertugas melakukan sosialisasi modernisasi desa berbasis teknologi, pelatihan dakwah digital dan manajemen ZISWAF, pendampingan digitalisasi UMKM beserta percepatan sertifikasi halal, hingga penguatan tata kelola BUMDes.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAINU Madiun, Muhammad Miftah Irfan, M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini diwajibkan memiliki luaran akademik yang terukur. Sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, setiap kelompok ditargetkan mampu menyusun dokumen data desa, mempublikasikan artikel di jurnal pengabdian, serta merilis publikasi kegiatan di media massa.

Sehubungan dengan beredarnya informasi lowongan pekerjaan untuk posisi "Driver Pimpinan (Sopir Mobil Dinas Pimpinan)" yang mengatasnamakan STAINU Madiun melalui platform pencari kerja pihak ketiga, kami tegaskan bahwa informasi tersebut adalah TIDAK BENAR (HOAKS).
Saat ini, institusi kami sama sekali tidak sedang membuka rekrutmen untuk posisi tersebut. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mempercayai tautan informasi tersebut, menolak memberikan data pribadi, dan waspada terhadap segala bentuk modus penipuan berkedok rekrutmen.
Segala pengumuman resmi dari STAINU Madiun hanya dipublikasikan melalui website (stainumadiun.ac.id) dan Instagram resmi (@stainumadiun).