SE. PENDAFTARAN YUDISIUM & WISUDA TAHUN 2026
Unduh informasi selengkapnya di sini Download
Unduh informasi selengkapnya di sini Download
Ketua Program Studi PIAUD STAINU Madiun, Dr. Ummu Habibah, M.Pd.I., yang hadir langsung memimpin agenda tersebut menyampaikan bahwa suasana alam sengaja dipilih agar mahasiswa lebih rileks dalam menyerap materi yang tergolong berat. Ia menegaskan bahwa karya ilmiah adalah panggung pembuktian kualitas akademisi muda.
“Publikasi ilmiah adalah etalase pemikiran mahasiswa. Kami ingin memastikan mahasiswa akhir PIAUD tidak hanya mampu menyusun skripsi sebagai syarat lulus, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk memublikasikannya di jurnal-jurnal nasional bereputasi,” ujarnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Prodi PIAUD menghadirkan Heri Prianto, M.Pd., sebagai narasumber utama. Lewat sesi diskusi yang santai namun berbobot, Heri mengupas tuntas materi krusial, mulai dari langkah praktis mengonversi draf skripsi menjadi artikel jurnal, merangkai abstrak yang memikat pembaca, trik aman menghindari plagiarisme, hingga kiat memilih penerbit jurnal yang tepat sasaran.
Suasana teduh dan hijau khas Ngrowo Bening terbukti ampuh mencairkan ketegangan akademik. Sesi tanya jawab berjalan sangat interaktif dan lepas. Para mahasiswa memanfaatkan momen ngampus rasa healing ini untuk berkonsultasi langsung sekaligus berkeluh kesah mengenai kendala teknis penulisan maupun metodologi riset yang sedang mereka hadapi.
Melalui gaya pembinaan intensif yang memadukan penyegaran pikiran dan asupan akademik ini, Prodi PIAUD STAINU Madiun optimis mahasiswanya dapat lebih produktif. Ke depannya, mereka diharapkan mampu menelurkan karya-karya ilmiah yang tidak hanya selesai di atas kertas, tetapi juga berdaya saing tinggi dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan anak usia dini.
Pelatihan ini hadir sebagai jawaban atas tantangan klasik yang kerap dihadapi mahasiswa, mulai dari kebingungan menyusun kerangka berpikir hingga kesulitan mengolah data menjadi argumen yang sistematis. Melalui pendekatan praktis, peserta tidak hanya diajari teori penulisan makalah dan jurnal, tetapi juga dilatih mengubah pemikiran yang sekadar deskriptif menjadi analitis dan berbasis data yang kuat.
Untuk memastikan materi tepat sasaran, acara ini menghadirkan dua akademisi STAINU Madiun, yakni Novita Kusumadewi, M.Pd., dan Jeny Kusdemawati, M.A. Keduanya memandu sesi secara aplikatif dan interaktif. Lewat kombinasi diskusi dan praktik langsung, para narasumber sukses memantik kepercayaan diri mahasiswa untuk mulai merangkai gagasan mereka ke dalam format ilmiah yang terstruktur.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Fuad Durrosyat, menegaskan bahwa STAINERS ACADEMY bukan sekadar program kerja rutin organisasi kemahasiswaan. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada area pendidikan dan penelitian.
“Kami menghadirkan ruang ini agar mahasiswa STAINU lebih percaya diri dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Harapannya, mereka tidak hanya vokal dan aktif saat berorganisasi, tetapi juga tajam dan unggul dalam literasi keilmuan,” pungkas Fuad.
Proses Asesmen Lapangan daring ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 18 hingga 20 Juni 2026. Tim Asesor BAN-PT yang ditugaskan secara khusus untuk menilai kelayakan Prodi HES STAINU Madiun terdiri dari dua pakar di bidangnya. Asesor pertama adalah Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A. dari Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, dan asesor kedua adalah Dr. Yayan Sopyan, S.H., M.Ag. dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Kegiatan yang terpusat di kampus STAINU Madiun ini dihadiri langsung oleh sejumlah figur penting yang terlibat aktif dalam pengembangan prodi. Turut hadir perwakilan Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BPPT NU) Madiun, Ketua dan Wakil Ketua STAINU Madiun, Ketua Program Studi HES, pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS), serta jajaran dosen. Tak hanya itu, elemen penting lainnya seperti mahasiswa, alumni, serta stakeholder (pengguna lulusan eksternal) juga turut berpartisipasi dalam sesi khusus.
Rangkaian asesmen pada hari pertama diawali dengan pembukaan, perkenalan panel asesor, serta penandatanganan Pernyataan Asesmen Lapangan bersama Pimpinan UPPS. Sesi dilanjutkan dengan wawancara komprehensif antara Tim Asesor dengan Pimpinan UPPS dan Koordinator Program Studi untuk mengonfirmasi rencana pengembangan, sistem tata pamong, sistem pengelolaan, serta capaian yang telah dilaporkan. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sinkronisasi dan penetapan Data LKPS final yang krusial sebagai dasar penilaian kuantitatif. Selain itu, asesor juga secara mendalam menelaah pelaksanaan, hasil, dan efektivitas proses Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di UPPS yang meliputi seluruh siklus PPEPP, bersama tim pelaksana penjaminan mutu.
Sepanjang kegiatan, fokus utama asesor adalah mengonfirmasi kesesuaian antara data dan informasi yang tertuang dalam Laporan Evaluasi Diri (LED) / Borang III A yang telah diserahkan dengan realitas di lapangan. Tim Asesor tidak hanya melakukan verifikasi, tetapi juga secara konstruktif memberikan arahan, masukan, dan evaluasi mendetail agar pengelolaan program studi ke depannya dapat berjalan lebih tepat dan sesuai dengan standar nasional yang ditetapkan oleh BAN-PT. Kegiatan ini diharapkan bermuara pada peningkatan mutu dan kualitas lulusan Prodi HES STAINU Madiun yang lebih baik.
Unduh informasi selengkapnya di sini Download