Madiun – Mengerjakan skripsi dan artikel ilmiah sering kali menjadi fase paling menegangkan bagi mahasiswa akhir. Namun, pemandangan berbeda justru terlihat pada kegiatan pembinaan mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAINU Madiun. Alih-alih tegang di dalam ruang kelas, mereka justru asyik membedah strategi publikasi karya ilmiah sambil menikmati sejuknya alam terbuka di Bumi Perkemahan Ngrowo Bening pada Sabtu (27/6/2026).
Ketua Program Studi PIAUD STAINU Madiun, Dr. Ummu Habibah, M.Pd.I., yang hadir langsung memimpin agenda tersebut menyampaikan bahwa suasana alam sengaja dipilih agar mahasiswa lebih rileks dalam menyerap materi yang tergolong berat. Ia menegaskan bahwa karya ilmiah adalah panggung pembuktian kualitas akademisi muda.
“Publikasi ilmiah adalah etalase pemikiran mahasiswa. Kami ingin memastikan mahasiswa akhir PIAUD tidak hanya mampu menyusun skripsi sebagai syarat lulus, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk memublikasikannya di jurnal-jurnal nasional bereputasi,” ujarnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Prodi PIAUD menghadirkan Heri Prianto, M.Pd., sebagai narasumber utama. Lewat sesi diskusi yang santai namun berbobot, Heri mengupas tuntas materi krusial, mulai dari langkah praktis mengonversi draf skripsi menjadi artikel jurnal, merangkai abstrak yang memikat pembaca, trik aman menghindari plagiarisme, hingga kiat memilih penerbit jurnal yang tepat sasaran.
Suasana teduh dan hijau khas Ngrowo Bening terbukti ampuh mencairkan ketegangan akademik. Sesi tanya jawab berjalan sangat interaktif dan lepas. Para mahasiswa memanfaatkan momen ngampus rasa healing ini untuk berkonsultasi langsung sekaligus berkeluh kesah mengenai kendala teknis penulisan maupun metodologi riset yang sedang mereka hadapi.
Melalui gaya pembinaan intensif yang memadukan penyegaran pikiran dan asupan akademik ini, Prodi PIAUD STAINU Madiun optimis mahasiswanya dapat lebih produktif. Ke depannya, mereka diharapkan mampu menelurkan karya-karya ilmiah yang tidak hanya selesai di atas kertas, tetapi juga berdaya saing tinggi dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan anak usia dini.
