Madiun, 20 Juni 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAINU Madiun terus bergerak mengasah nalar kritis dan kapasitas akademik mahasiswanya. Melalui program unggulan STAINERS ACADEMY, BEM menggelar pelatihan karya tulis ilmiah (KTI) berbasis riset yang diikuti secara antusias oleh sekitar 60 peserta di lingkungan kampus.
Pelatihan ini hadir sebagai jawaban atas tantangan klasik yang kerap dihadapi mahasiswa, mulai dari kebingungan menyusun kerangka berpikir hingga kesulitan mengolah data menjadi argumen yang sistematis. Melalui pendekatan praktis, peserta tidak hanya diajari teori penulisan makalah dan jurnal, tetapi juga dilatih mengubah pemikiran yang sekadar deskriptif menjadi analitis dan berbasis data yang kuat.
Untuk memastikan materi tepat sasaran, acara ini menghadirkan dua akademisi STAINU Madiun, yakni Novita Kusumadewi, M.Pd., dan Jeny Kusdemawati, M.A. Keduanya memandu sesi secara aplikatif dan interaktif. Lewat kombinasi diskusi dan praktik langsung, para narasumber sukses memantik kepercayaan diri mahasiswa untuk mulai merangkai gagasan mereka ke dalam format ilmiah yang terstruktur.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Fuad Durrosyat, menegaskan bahwa STAINERS ACADEMY bukan sekadar program kerja rutin organisasi kemahasiswaan. Langkah ini dinilai sebagai wujud nyata implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada area pendidikan dan penelitian.
“Kami menghadirkan ruang ini agar mahasiswa STAINU lebih percaya diri dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Harapannya, mereka tidak hanya vokal dan aktif saat berorganisasi, tetapi juga tajam dan unggul dalam literasi keilmuan,” pungkas Fuad.









