SE. PENGAJUAN CUTI DOSEN TA. 2025/2026

[next_prev_buttons]

[next_prev_buttons]
Hadir dalam acara tersebut Ketua STAINU Madiun KH. Anwar Soleh Azarkoni, S.HI., M.H., Wakil Ketua KH. Isrofi, M.Pd.I., H. Nuryanto, M.M., KH. Nurhadi, M.Pd., serta Ketua Yayasan BPPT NU Madiun KH. Mustaqim Basyari. Turut hadir pula Danramil Kecamatan Pilangkenceng, perwakilan dari P3M STAINU Madiun, serta Acik Sulistyawati, S.Tr., Kasi Kesejahteraan Sosial yang hadir mewakili Camat Pilangkenceng.
Dalam sambutannya, Ketua STAINU Madiun menekankan pentingnya menjaga etika dan sikap sebagai mahasiswa STAINU selama menjalani KPM. Ia mengingatkan agar para peserta KPM membawa nama baik almamater dengan menampilkan karakter ke-NU-an dalam aktivitas sehari-hari di tengah masyarakat.
“Jaga sikap, jaga nama baik kampus, dan tunjukkan nilai-nilai ke-NU-an dalam pengabdian. Inilah saatnya mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi sosial,” ujar beliau.
Sementara itu, pihak Kecamatan Pilangkenceng yang diwakili oleh Acik Sulistyawati, S.Tr. menyampaikan rasa syukur dan antusiasmenya atas kehadiran mahasiswa KPM di wilayahnya. Ia berharap sinergi yang terjalin tidak hanya memberi dampak di desa, tetapi juga membuka peluang kontribusi di tingkat kecamatan.
“Kami sangat senang dengan kehadiran adik-adik mahasiswa. Jika menemukan sesuatu yang kurang tepat di desa, silakan dikoreksi secara bijak. Bahkan kalau bisa, ada yang bisa kami ajak membantu di kecamatan,” ungkapnya.
Sebagai penutup acara, doa bersama dipimpin oleh KH. Mustaqim Basyari, menandai dimulainya secara resmi kegiatan pengabdian masyarakat tahun ini.
Para mahasiswa peserta KPM dibagi ke dalam tiga kelompok dan disebar ke tiga desa, yaitu:
Kegiatan KPM ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa serta wujud pengabdian STAINU Madiun kepada masyarakat.

Unduh file di sini Download

Unduh file di sini Download

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Kami informasikan bahwa saat ini SIAKAD STAINU Madiun sedang dalam pemeliharaan (maintenance) untuk peningkatan layanan.
⏳ Estimasi waktu: sementara waktu hingga proses selesai.
🧑💻 Tim IT sedang bekerja keras untuk menyelesaikan proses ini secepat mungkin.
Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan mengimbau agar pengguna tidak melakukan akses/log in selama proses berlangsung.
📢 Informasi lebih lanjut akan diumumkan melalui website resmi dan media sosial kampus.
Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Agenda pembinaan, penyerahan sertifikat pendidik, dan penandatanganan pakta integritas tersebut dilaksanakan oleh Kopertais Wilayah IV Surabaya, bertempat di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen dari berbagai perguruan tinggi Islam swasta di bawah naungan Kopertais IV.
Dalam sambutannya, Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya, Dr. KH. Hasan Ubaidillah, menyampaikan bahwa sertifikasi dosen bukan hanya bentuk administratif, namun juga mencerminkan kualitas dan kompetensi seorang pendidik di lingkungan perguruan tinggi.
“Bapak dan Ibu dosen yang telah mendapatkan sertifikasi bukan hanya diakui secara administratif, tetapi juga telah melewati proses penilaian substansi yang komprehensif. Maka sudah sewajarnya jika dedikasi dan kontribusinya terhadap institusi juga meningkat,” tuturnya.
Dengan perolehan sertifikasi ini, Dr. Miftahul Huda diharapkan dapat terus memperkuat kiprahnya sebagai akademisi, serta berkontribusi dalam pengembangan institusi STAINU Madiun melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara utuh dan berkesinambungan.

Unduh file di sini Download

Unduh file di sini Download

Unduh file di sini Download
Galeri foto kegiatan dapat diunduh disini Download
Ziarah dilakukan secara bertahap, dimulai dari wilayah Madiun Selatan. Rombongan peziarah mengunjungi makam Almarhum KH. Muhaimin di Dolopo, kemudian dilanjutkan ke makam Almarhum KH. Ma’sum Umar di Ketawang, makam KH. Rodli Ma’mun di Kebonsari, dan terakhir di wilayah Selatan menuju makam KH. Abas Tohir di Geger.
Sementara itu, di wilayah Madiun Utara, ziarah diawali di makam Almarhum KH. Abdul Malik di Kaligunting, dilanjutkan ke makam Ki Ageng Anom Besari di Caruban. Pada setiap titik ziarah, para peserta memanjatkan doa dan munajat kepada Allah SWT agar para muassis dan sesepuh STAINU Madiun senantiasa diberikan ampunan, diterima amal kebaikannya, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
Setelah prosesi ziarah selesai, seluruh sivitas akademika STAINU Madiun melanjutkan rangkaian kegiatan dengan melaksanakan istighosah dan tasyakuran bersama di Aula Kampus STAINU Madiun. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah ditempuh kampus dalam mencetak kader-kader ilmuwan muslim selama 15 tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Ketua STAINU Madiun, KH. Anwar Soleh Azarkoni, S.H.I., M.H. menyampaikan pentingnya menjaga tradisi ziarah dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas jasa-jasa para pendiri. “Kami berharap kegiatan semacam ini bisa terus dijaga, dirawat, dan menjadi budaya kampus yang berkelanjutan, sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan para muassis,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, dilanjutkan dengan makan bersama seluruh civitas akademika STAINU Madiun. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai penutup rangkaian Dies Natalis ke-15 ini.
Dengan momentum ini, diharapkan seluruh keluarga besar STAINU Madiun semakin memperkuat komitmen untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dalam memajukan pendidikan tinggi Islam di Madiun dan sekitarnya.