0351 2811531 stainumadiun@gmail.com
Lanjutkan Roadshow Pendidikan, STAINU Madiun Bawa Identitas Santri dan Jargon “Membaca Nusantara Dibaca Dunia” di Expo SMAN 2

Lanjutkan Roadshow Pendidikan, STAINU Madiun Bawa Identitas Santri dan Jargon “Membaca Nusantara Dibaca Dunia” di Expo SMAN 2

MADIUN, 21 Januari 2026 – Melanjutkan maraton sosialisasi pendidikan yang sehari sebelumnya sukses digelar di MAN 4 Madiun, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun kini hadir memeriahkan Expo Kampus di SMA Negeri 2 Kabupaten Madiun pada Rabu (21/1/2026).

Jika pada kunjungan sebelumnya STAINU Madiun melibatkan mahasiswa dari kalangan santri Pondok Pesantren Al Basyariyah, nuansa “nyantri” tersebut kembali dibawa dan menjadi daya tarik utama dalam expo kali ini. Di tengah dominasi stan perguruan tinggi lain yang tampil dengan gaya modern, delegasi STAINU Madiun justru tampil percaya diri dengan busana sopan dan bersongkok.

Penampilan khas ini bukan sekadar gaya, melainkan pesan visual bahwa STAINU Madiun teguh memegang nilai-nilai keislaman, kesantunan, dan tradisi pesantren sebagai ruh utama kampus, meskipun berada di ruang akademik modern.

Selain menonjolkan identitas visual, STAINU Madiun juga memperkenalkan visi besarnya melalui jargon “Membaca Nusantara, Dibaca Dunia.” Jargon ini mendapat respons positif dari para siswa dan guru SMAN 2 Kabupaten Madiun karena dinilai mampu merepresentasikan semangat keilmuan yang berakar pada kearifan lokal, namun memiliki orientasi dan daya saing global.

Tim fasilitator di stan STAINU aktif melayani pertanyaan para siswa kelas XII terkait program studi, peluang beasiswa, hingga prospek lulusan. Pihak SMAN 2 Kabupaten Madiun pun mengapresiasi kehadiran STAINU yang dinilai memberikan alternatif pendidikan tinggi yang seimbang antara kemajuan akademik dan kekokohan moral.

Melalui partisipasi aktif dalam rangkaian expo ini—dari madrasah hingga sekolah menengah umum—STAINU Madiun berharap dapat semakin mengukuhkan posisinya sebagai pilihan utama bagi generasi muda yang menginginkan pendidikan tinggi berkualitas dengan fondasi karakter santri yang kuat.

Hadirkan Mahasiswa Berlatar Santri, STAINU Madiun Gelar Sosialisasi SPMB di MAN 4 Madiun

Hadirkan Mahasiswa Berlatar Santri, STAINU Madiun Gelar Sosialisasi SPMB di MAN 4 Madiun

MADIUN, 20 Januari 2026 – Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun kembali menggencarkan pengenalan dunia kampus dengan menyambangi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Kabupaten Madiun pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan sosialisasi ini menyasar seluruh siswa kelas XII yang terbagi dalam lima rombongan belajar (kelas).

Berbeda dari sosialisasi sebelum-sebelumnya kali ini STAINU Madiun menerjunkan tim khusus yang terdiri dari jajaran dosen serta delegasi mahasiswa dan mahasiswi. Yang menarik, mayoritas mahasiswa yang dilibatkan merupakan santri dari Pondok Pesantren Al Basyariyah, Pilangkenceng.

Pelibatan mahasiswa berlatar belakang santri ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional dan memberikan bukti nyata kepada para siswa MAN bahwa kuliah dapat dijalankan beriringan dengan aktivitas di pesantren. Dalam pemaparannya, tim STAINU Madiun memberikan informasi komprehensif mengenai program studi, beasiswa, serta budaya akademik di lingkungan kampus NU.

Antusiasme terlihat dari para siswa kelas XII yang aktif berdiskusi. Kehadiran kakak tingkat yang juga berstatus santri memudahkan para siswa untuk menggali informasi lebih dalam mengenai manajemen waktu antara kuliah dan mengaji, serta prospek lulusan perguruan tinggi keagamaan.

Melalui kegiatan ini, STAINU Madiun berharap para siswa MAN 4 Kabupaten Madiun mendapatkan gambaran yang utuh dan jelas mengenai profil kampus. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sebagai bekal masa depan, tanpa harus meninggalkan identitas mereka sebagai kaum santri.

Disambut Antusias! STAINU Madiun Hadir Sapa Siswa SMAN 1 Pilangkenceng di Ajang Expo Kampus

Disambut Antusias! STAINU Madiun Hadir Sapa Siswa SMAN 1 Pilangkenceng di Ajang Expo Kampus

MADIUN – Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun turut ambil bagian dalam memeriahkan gelaran EXPO KAMPUS di SMAN 1 Pilangkenceng pada Selasa, 14 Januari 2025. Kehadiran STAINU Madiun bertujuan membuka wawasan para siswa, khususnya kelas XII, mengenai dunia perkuliahan dan persiapan masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, STAINU Madiun menghadirkan stan informasi interaktif yang memamerkan berbagai keunggulan kampus. Tim sosialisasi menjelaskan ragam program studi, jalur penerimaan mahasiswa baru, hingga berbagai program beasiswa yang bisa diakses. Tak hanya itu, para siswa juga mendapatkan gambaran nyata mengenai prospek karier lulusan serta peluang pengembangan soft skill selama menjadi mahasiswa.

Antusiasme siswa SMAN 1 Pilangkenceng terlihat sangat tinggi. Stan STAINU Madiun ramai dikunjungi siswa yang penasaran dan aktif bertanya, mulai dari detail kurikulum jurusan, rincian biaya pendidikan, hingga serunya kehidupan organisasi di kampus. Interaksi langsung ini dinilai sangat efektif membantu siswa memetakan minat dan bakat mereka sebelum melangkah ke jenjang perguruan tinggi.

Perwakilan STAINU Madiun menegaskan bahwa partisipasi dalam Expo Kampus ini adalah wujud komitmen institusi untuk “jemput bola” dalam memberikan akses informasi pendidikan. Hal ini juga menjadi upaya mempererat sinergi dengan sekolah-sekolah menengah atas di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa SMAN 1 Pilangkenceng tidak lagi bingung menentukan pilihan, memiliki pandangan yang lebih luas tentang dunia akademik, serta semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi masa depan gemilang.35

Faiz Muaffa Resmi Dilantik Jadi Presiden BEM STAINU Madiun, Bawa Semangat Filosofi Kitab Klasik

Faiz Muaffa Resmi Dilantik Jadi Presiden BEM STAINU Madiun, Bawa Semangat Filosofi Kitab Klasik

MADIUN — Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STAINU Madiun, Drs. H. Nurhadi, M.Pd, resmi melantik jajaran pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode terbaru di aula kampus. Acara ini menandai serah terima jabatan dari Presiden BEM lama, Sigit Aji Purnomo, kepada Faiz Muaffa, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA).

Dalam sambutan terakhirnya, Sigit Aji Purnomo berpesan agar pengurus baru tetap semangat dalam berproses. Ia berharap Faiz dan timnya bisa membawa organisasi melangkah lebih jauh dan menjaga nama baik kampus. Bagi Sigit, pergantian ini adalah momentum untuk melanjutkan perjuangan mahasiswa di kampus STAINU Madiun.

Menariknya, saat memberikan sambutan perdana, Faiz Muaffa menyelipkan pesan filosofis yang diambil dari kitab Alfiyah Ibn Malik (لاَ أَقْعُدُ الْجُبْنَ عَنِ الْهَيْجَاءِ ● وَلَوْ تَوَالَتْ زُمَرُ الْاَعْدَاءِ). Sebagai mahasiswa PBA, ia menggunakan bait-bait kitab tersebut sebagai motivasi bagi rekan-rekannya. Faiz menekankan bahwa setiap kesulitan dalam organisasi adalah bagian dari pembentukan diri. Ia meminta seluruh pengurus tidak mudah menyerah saat menghadapi kendala, layaknya kokohnya kaidah dalam ilmu tata bahasa Arab.

Sementara itu, Wakil Ketua III, Nurhadi, mengingatkan pentingnya menjaga sinergi antara mahasiswa dan institusi. Ia berharap BEM di bawah kepemimpinan Faiz Muaffa mampu memberikan dampak positif dan menjawab tantangan zaman melalui kreativitas serta integritas. Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama dan ucapan selamat sebagai simbol transisi kepemimpinan yang berjalan lancar.

Buka Peluang Riset dan Magang, Prodi HES STAINU Jalin Sinergi Strategis dengan Pengadilan Agama

Buka Peluang Riset dan Magang, Prodi HES STAINU Jalin Sinergi Strategis dengan Pengadilan Agama

MADIUN, 18 Desember 2025 — Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) STAINU Madiun resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pengadilan Agama (PA) Kota Madiun. Prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025, pukul 09.30 WIB bertempat di Kantor Pengadilan Agama Kota Madiun.

Kerja sama ini mencakup beberapa poin krusial bagi pengembangan akademik, antara lain pelaksanaan magang profesi hukum bagi mahasiswa, serta kolaborasi dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah bersama. Langkah ini diambil untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa di lingkungan peradilan yang sesungguhnya.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua MUI Kota Madiun, Dr. Miftahul Huda, M.Pd.I., serta perwakilan pimpinan dan dosen STAINU Madiun yang terdiri dari KH. Anwar Soleh Azarkoni, S.H.I., M.H., Fikriyatul Ilmi, Lc., M.H., dan Muhammad Miftah Irfan, M.H. Turut hadir pula perwakilan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang ikut menyaksikan prosesi penguatan jejaring ini. Selain itu, kehadiran perwakilan organisasi masyarakat seperti Muslimat, Aisyiyah, dan Fatayat juga mempertegas dukungan publik terhadap kolaborasi institusional tersebut.

Dengan adanya perjanjian ini, kedua belah pihak berharap hubungan antara STAINU Madiun dan Pengadilan Agama Kota Madiun semakin erat. Selain meningkatkan kualitas pendidikan hukum, kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara lebih luas dan berdampak.

Perkuat Kompetensi Hukum, Mahasiswa STAINU Madiun Berdiskusi Langsung Isu Blockchain dan Regulasi Fintech Syariah

Perkuat Kompetensi Hukum, Mahasiswa STAINU Madiun Berdiskusi Langsung Isu Blockchain dan Regulasi Fintech Syariah

MADIUN, 11 Desember 2025 — Jurusan Syariah Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun menyelenggarakan kegiatan akademik bertajuk Kuliah Tamu pada Kamis, 11 Desember 2025. Acara ini menghadirkan narasumber istimewa, Dr. H. Sofyan Zefri, S.H.I., M.S.I., yang menjabat sebagai Ketua Pengadilan Agama Kota Madiun.

Dalam kuliah tamunya, Dr. Sofyan Zefri mengupas tuntas tema krusial: “Tantangan dan Peluang Hukum Bisnis Syariah dalam Era Digital.” Beliau menjelaskan bahwa transformasi digital telah membawa perubahan signifikan pada model bisnis, sistem transaksi, hingga proses penyelesaian sengketa, sehingga kompetensi di bidang hukum bisnis syariah harus terus diperkuat.

Narasumber menekankan bahwa era digital membawa dua sisi. Tantangannya meliputi maraknya fintech ilegal, potensi kecurangan digital, dan kebutuhan regulasi yang adaptif. Namun, digitalisasi juga membuka peluang besar bagi perkembangan ekonomi syariah. Inovasi seperti digital payment, smart contract, blockchain, dan digital banking syariah dapat mengakselerasi ekonomi umat jika didukung oleh pemahaman hukum yang kuat.

Para peserta, yang terdiri dari mahasiswa Jurusan Syariah, aktif memanfaatkan sesi diskusi. Mereka membahas isu-isu mulai dari regulasi fintech syariah, peluang karier, hingga tantangan integritas hukum di tengah digitalisasi. Diskusi yang interaktif ini bertujuan memberikan wawasan praktis bagi mahasiswa.

Ketua Jurusan Syariah STAINU Madiun menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen kampus dalam memperkuat kapasitas mahasiswa agar responsif terhadap dinamika zaman. Diharapkan kuliah tamu ini dapat memperluas wawasan dan memotivasi mahasiswa untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat dan sesi foto bersama, menegaskan peran STAINU Madiun sebagai lembaga pendidikan yang siap mencetak lulusan kompeten dan berdaya saing di era digital.

[next_prev_buttons]