SE. LIBUR AKHIR SEMESTER TA. 2024/2025

Unduh file di sini Download

Unduh file di sini Download

Unduh file di sini Download
Galeri foto kegiatan dapat diunduh disini Download
Ziarah dilakukan secara bertahap, dimulai dari wilayah Madiun Selatan. Rombongan peziarah mengunjungi makam Almarhum KH. Muhaimin di Dolopo, kemudian dilanjutkan ke makam Almarhum KH. Ma’sum Umar di Ketawang, makam KH. Rodli Ma’mun di Kebonsari, dan terakhir di wilayah Selatan menuju makam KH. Abas Tohir di Geger.
Sementara itu, di wilayah Madiun Utara, ziarah diawali di makam Almarhum KH. Abdul Malik di Kaligunting, dilanjutkan ke makam Ki Ageng Anom Besari di Caruban. Pada setiap titik ziarah, para peserta memanjatkan doa dan munajat kepada Allah SWT agar para muassis dan sesepuh STAINU Madiun senantiasa diberikan ampunan, diterima amal kebaikannya, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
Setelah prosesi ziarah selesai, seluruh sivitas akademika STAINU Madiun melanjutkan rangkaian kegiatan dengan melaksanakan istighosah dan tasyakuran bersama di Aula Kampus STAINU Madiun. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah ditempuh kampus dalam mencetak kader-kader ilmuwan muslim selama 15 tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Ketua STAINU Madiun, KH. Anwar Soleh Azarkoni, S.H.I., M.H. menyampaikan pentingnya menjaga tradisi ziarah dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas jasa-jasa para pendiri. “Kami berharap kegiatan semacam ini bisa terus dijaga, dirawat, dan menjadi budaya kampus yang berkelanjutan, sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan para muassis,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, dilanjutkan dengan makan bersama seluruh civitas akademika STAINU Madiun. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai penutup rangkaian Dies Natalis ke-15 ini.
Dengan momentum ini, diharapkan seluruh keluarga besar STAINU Madiun semakin memperkuat komitmen untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu dalam memajukan pendidikan tinggi Islam di Madiun dan sekitarnya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja BEM yang fokus pada pengembangan keterampilan non-akademik mahasiswa. Hadir sebagai pemateri Ihsanul Hudia, pendiri Insception Studio, yang membagikan wawasan dan pengalamannya dalam dunia desain grafis. Para peserta tidak hanya dikenalkan pada prinsip dasar desain dan estetika visual, tapi juga langsung praktik membuat desain menggunakan Canva — platform yang kini populer di dunia kerja, organisasi, dan media sosial.
Ketua BEM STAINU Madiun, Sigit Aji Purnomo, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi mahasiswa di tengah tuntutan era digital.
“Kami ingin mahasiswa punya bekal lebih, tidak hanya di bidang akademik. Keterampilan seperti desain grafis ini sangat relevan dan bisa menjadi modal penting ke depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tetapi juga dorongan untuk lebih percaya diri berkarya dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan kampus, organisasi, hingga dunia profesional di luar sana.
Acara dibuka langsung oleh Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya, Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip.SEA., M.Phil., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran operator PDDIKTI sebagai ujung tombak sistem informasi di setiap perguruan tinggi. “Operator ibarat tiangnya perguruan tinggi. Meski sering tak terlihat, perannya sangat krusial dalam kelangsungan tata kelola akademik,” ungkapnya.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) per zona, yang membagi peserta menjadi empat kelompok berdasarkan wilayah. STAINU Madiun tergabung dalam Zona Matraman, bersama beberapa perguruan tinggi lainnya. Dalam diskusi tersebut, masing-masing peserta menyampaikan persoalan-persoalan yang sering dihadapi dalam pengelolaan data PDDIKTI, sekaligus mengusulkan solusi dan program penguatan ke depan.
Hasil diskusi dari tiap zona kemudian dipresentasikan secara terbuka di hadapan seluruh peserta forum, memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan kebutuhan pengelolaan data pendidikan tinggi di wilayah Kopertais IV.
Kegiatan ditutup dengan sesi coaching clinic yang menghadirkan Bapak Iwan Pribadi, operator senior dari Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam paparannya, beliau mengulas aspek-aspek teknis dalam mencapai maturitas pengelolaan PDDIKTI, mulai dari standarisasi data, validasi sistem, hingga tata kelola pelaporan yang sesuai regulasi.
Partisipasi STAINU Madiun dalam kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan mutu tata kelola data akademik di lingkungan kampus, sekaligus mempererat koordinasi antarperguruan tinggi di wilayah Kopertais IV.