0351 2811531 stainumadiun@gmail.com
Mujahadah STAINU Madiun: Menjaga Nusantara dengan Doa, Merangkul Dunia dengan Cinta

Mujahadah STAINU Madiun: Menjaga Nusantara dengan Doa, Merangkul Dunia dengan Cinta

MADIUN – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Salafiyah di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun bertepatan dengan momen 18 Ramadhan 1447 H. Segenap sivitas akademika kampus berkumpul untuk melangsungkan agenda spiritual bertajuk “Mujahadah STAINU Madiun: Menjaga Nusantara dengan Doa, Merangkul Dunia dengan Cinta.”

Agenda yang diinisiasi oleh Aswaja Center STAINU Madiun ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Yayasan BPPTNU Madiun, Dr. KH. Munir Zuhdi, Lc., M.Ag., beserta jajaran pengurus yayasan. Turut hadir membaur dalam majelis tersebut Ketua STAINU Madiun, segenap jajaran dosen, serta tenaga kependidikan.

Dalam kesempatan penuh berkah tersebut, Dr. KH. Munir Zuhdi memberikan mau’idhoh hasanah (wejangan) yang menggugah semangat sivitas akademika. Beliau menekankan pentingnya menyatukan visi dan semangat juang dalam membangun STAINU Madiun. Lebih lanjut, KH. Munir Zuhdi juga membagikan berbagai kiat strategis dan langkah konkret guna memajukan kampus agar semakin progresif ke depannya.

Setelah memberikan arahan kelembagaan, KH. Munir Zuhdi mengambil peran memimpin jalannya istighosah dan zikir bersama. Tangan menengadah, mengamini doa-doa yang dilantunkan. Sesuai dengan tema yang diusung, munajat kali ini difokuskan untuk memohon keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi Bangsa Indonesia, sekaligus bentuk kepedulian spiritual bagi umat Islam di seluruh belahan dunia.

Kegiatan mujahadah di pertengahan bulan Ramadhan ini menjadi penegas identitas STAINU Madiun. Kampus ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik semata, melainkan terus merawat tradisi batin Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyyah—sebuah ikhtiar menjaga Nusantara melalui doa, dan merangkul dunia dengan cinta.

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, STAINU Madiun Kirim Delegasi Ikuti Workshop Kurikulum OBE di Kediri

Tingkatkan Mutu Pembelajaran, STAINU Madiun Kirim Delegasi Ikuti Workshop Kurikulum OBE di Kediri

KEDIRI, 24 Januari 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan standar mutu akademik, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun mengirimkan perwakilannya dalam agenda penting Workshop Kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Berbasis Outcome Based Education (OBE). Kegiatan ini diselenggarakan oleh KOPERTAIS Wilayah IV Surabaya Zona Mataraman pada Sabtu (24/1/2026).

Bertempat di Aula Universitas Islam Tribakti (UIT) Kediri, acara ini dihadiri oleh pimpinan dan pengelola program studi dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di wilayah Zona Mataraman.

Dalam kesempatan tersebut, STAINU Madiun mendelegasikan dua perwakilan dari bidang akademik, yakni Devi Ernantika, M.E. dan Novita Kusumadewi, M.Pd. Kehadiran kedua akademisi ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman teknis mengenai penyusunan kurikulum berbasis luaran (OBE) yang kini menjadi standar akreditasi nasional.

Workshop ini menghadirkan narasumber ahli, Prof. Dr. H. Abdul Malik Karim Amrullah, M.Pd.I. dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam paparannya, beliau membedah materi secara komprehensif mulai dari Overview Kurikulum berbasis OBE di PTKI, teknik penyusunan RPS, hingga asistensi langsung dalam penyusunan dokumen pembelajaran tersebut.

Melalui partisipasi aktif dalam forum ini, STAINU Madiun berharap dapat segera mengimplementasikan kurikulum berbasis OBE secara penuh guna mencetak lulusan yang kompeten dan siap kerja.


Informasi Terkait: Saat ini STAINU Madiun juga telah membuka Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) untuk Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran dibuka mulai 2 Januari hingga 30 September 2026. Calon mahasiswa dapat segera mendaftarkan diri untuk bergabung menjadi bagian dari civitas akademika STAINU Madiun.

Lanjutkan Roadshow Pendidikan, STAINU Madiun Bawa Identitas Santri dan Jargon “Membaca Nusantara Dibaca Dunia” di Expo SMAN 2

Lanjutkan Roadshow Pendidikan, STAINU Madiun Bawa Identitas Santri dan Jargon “Membaca Nusantara Dibaca Dunia” di Expo SMAN 2

MADIUN, 21 Januari 2026 – Melanjutkan maraton sosialisasi pendidikan yang sehari sebelumnya sukses digelar di MAN 4 Madiun, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun kini hadir memeriahkan Expo Kampus di SMA Negeri 2 Kabupaten Madiun pada Rabu (21/1/2026).

Jika pada kunjungan sebelumnya STAINU Madiun melibatkan mahasiswa dari kalangan santri Pondok Pesantren Al Basyariyah, nuansa “nyantri” tersebut kembali dibawa dan menjadi daya tarik utama dalam expo kali ini. Di tengah dominasi stan perguruan tinggi lain yang tampil dengan gaya modern, delegasi STAINU Madiun justru tampil percaya diri dengan busana sopan dan bersongkok.

Penampilan khas ini bukan sekadar gaya, melainkan pesan visual bahwa STAINU Madiun teguh memegang nilai-nilai keislaman, kesantunan, dan tradisi pesantren sebagai ruh utama kampus, meskipun berada di ruang akademik modern.

Selain menonjolkan identitas visual, STAINU Madiun juga memperkenalkan visi besarnya melalui jargon “Membaca Nusantara, Dibaca Dunia.” Jargon ini mendapat respons positif dari para siswa dan guru SMAN 2 Kabupaten Madiun karena dinilai mampu merepresentasikan semangat keilmuan yang berakar pada kearifan lokal, namun memiliki orientasi dan daya saing global.

Tim fasilitator di stan STAINU aktif melayani pertanyaan para siswa kelas XII terkait program studi, peluang beasiswa, hingga prospek lulusan. Pihak SMAN 2 Kabupaten Madiun pun mengapresiasi kehadiran STAINU yang dinilai memberikan alternatif pendidikan tinggi yang seimbang antara kemajuan akademik dan kekokohan moral.

Melalui partisipasi aktif dalam rangkaian expo ini—dari madrasah hingga sekolah menengah umum—STAINU Madiun berharap dapat semakin mengukuhkan posisinya sebagai pilihan utama bagi generasi muda yang menginginkan pendidikan tinggi berkualitas dengan fondasi karakter santri yang kuat.