JADWAL UJIAN SKRIPSI SEMESTER GENAP TA. 2025-2026
Unduh informasi selengkapnya di sini Download
Unduh informasi selengkapnya di sini Download
Ketua PK PMII Ronggo Djumeno, Muhammad Dawud, dalam sambutannya menegaskan bahwa percepatan kaderisasi saat ini sangat krusial. Hal ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya kritis, tetapi juga mampu beradaptasi dan bijak dalam memanfaatkan kemajuan teknologi di tengah era disrupsi.
Sejalan dengan semangat tersebut, Ketua PC PMII Madiun, Haidar Fillah, berpesan agar para kader tidak lengah terhadap kewajiban utamanya di dunia akademik. Ia mengingatkan pentingnya menjaga tanggung jawab intelektual di ruang perkuliahan, sehingga dinamika berorganisasi dapat berjalan selaras dengan tradisi ilmiah kampus.
Sementara itu, Majelis Pembina Komisariat (Mabinkom) PMII Ronggo Djumeno, Ummu Habibah, menitikberatkan tiga pesan strategis bagi para pengurus baru. Pertama, ia meminta kader untuk memanfaatkan masa mahasiswa sebagai momentum pembentukan karakter dan integritas. Kedua, organisasi harus dijadikan wadah nyata untuk membangun fondasi keterampilan bertahan hidup (survival life skill). Ketiga, para kader didorong untuk menumbuhkan keberanian sebagai agen perubahan demi membangun peradaban masyarakat yang lebih maju.
Mengusung tema utama “Penguatan Kapasitas Akademik Mahasiswa Melalui Pelatihan Karya Tulis Ilmiah yang Berbasis Riset dan Data”, kegiatan ini dirancang khusus untuk mendongkrak daya nalar kritis peserta. Lewat pelatihan ini, mahasiswa tidak sekadar diajari cara merangkai kalimat, tetapi dibimbing langsung agar mampu menyusun tulisan akademik yang berbobot, valid, serta dapat dipertanggungjawabkan keilmiahannya.
Untuk memastikan materi yang diberikan benar-benar aplikatif, panitia menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Sesi pertama dikupas tuntas oleh Novita Kusumadewi, M.Pd., yang membedah fondasi dasar penulisan dan riset. Kemudian, materi diperdalam oleh Uswatul Hasanah, M.H., CPM., pada sesi kedua, yang memberikan wawasan teknis serta kiat-kiat menyusun karya tulis yang terstruktur dengan baik dan benar.
Para peserta—yang akrab disapa “Stainers”—tampak serius namun tetap enjoy menyimak setiap sesi materi. Acara ini diakui sangat “daging” karena memberikan banyak benefit sekaligus. Selain mendapat asupan ilmu yang krusial untuk menunjang tugas kuliah dan tugas akhir, para mahasiswa juga mendapatkan e-sertifikat resmi serta kesempatan memperluas relasi pertemanan antar program studi.
Melalui gebrakan pelatihan dari BEM ini, institusi berharap tradisi literasi dan riset di lingkungan kampus hijau STAINU Madiun semakin mengakar kuat. Ke depannya, langkah upgrade skill ini diyakini mampu mencetak lulusan yang tidak hanya pandai berteori di kelas, tetapi juga mahir menuangkan gagasan solutifnya ke dalam jurnal maupun karya tulis ilmiah berkualitas.
Unduh informasi selengkapnya di sini Download
Unduh informasi selengkapnya di sini Download