0351 2811531 stainumadiun@gmail.com
STAINU Madiun Perluas Kerjasama di Kuala Lumpur, Teken MoA dengan SIKL dan DoMart

STAINU Madiun Perluas Kerjasama di Kuala Lumpur, Teken MoA dengan SIKL dan DoMart

Kuala Lumpur - Dalam rangka pengembangan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta membangun sinergi yang kuat, mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional STAINU Madiun melaksanakan kunjungan ke Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) 5/10/2024. Kunjungan ini sekaligus menjadi momen penting dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara STAINU Madiun dan SIKL.

[irp posts="2491"]

Kepala sekolah SIKL, Friny Napasti, S.Pd., M.Pd., menerima rombongan mahasiswa STAINU dengan hangat. Dalam sambutannya, Bu Friny menyampaikan apresiasi atas kedatangan mahasiswa STAINU Madiun dan terkesan dengan semangat belajar mereka meskipun telah menjalani pengalaman mengajar. "Saya senang sekali bisa berbincang dengan mahasiswa STAINU yang masih antusias belajar meski sudah mengajar. Kami sangat terbuka dan siap menyambut kedatangan mahasiswa STAINU di masa mendatang," ujarnya.

Selain MoA dengan SIKL, mahasiswa STAINU Madiun juga membuka peluang kerjasama dengan Domart, sebuah usaha yang dikelola oleh Bu Faizah, seorang wanita Malaysia yang memiliki hubungan erat dengan Indonesia. Bu Faizah, yang pernah menimba ilmu selama 7 tahun di Ponorogo, menyampaikan bahwa suaminya berasal dari Indonesia. Ia merasakan nostalgia yang mendalam setiap kali bertemu dengan orang Madiun yang berbelanja di Domart. "Saya sangat rindu Indonesia, terutama Ponorogo, dan kangen dengan sate Ponorogo," ujarnya dengan antusias.


Bu Faizah juga menyambut positif kerjasama ini dan mengungkapkan harapannya agar mahasiswa STAINU Madiun dapat kembali di tahun depan. "Kami dengan senang hati menerima kunjungan dan kerjasama dari mahasiswa STAINU di masa mendatang," tambahnya.

Dengan kerjasama ini, STAINU Madiun terus memperluas jaringan internasionalnya, memberikan kesempatan lebih luas untuk mahasiswa mengembangkan potensi dan memberikan kontribusi nyata dalam berbagai bidang.

Pelatihan “Say No to Bullying” oleh KPM Internasional STAINU Madiun

Pelatihan “Say No to Bullying” oleh KPM Internasional STAINU Madiun

Kuala Lumpur – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bullying, peserta KPM Internasional STAINU Madiun menggelar pelatihan bertajuk "Say No to Bullying" di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5, Gombak, Kuala Lumpur, 5/10/2024. Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi kelas calistung, bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai berbagai jenis bullying serta cara menanganinya.
[irp posts="2465"]

Muhammad Nasrudin Rosid, Ketua Lakpesdam PCNU Kabupaten Madiun, hadir sebagai narasumber utama. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak. “Bullying dapat berdampak serius pada perkembangan psikologis anak. Melalui pelatihan ini, kami berharap para siswa dapat mengenali tanda-tanda bullying dan memiliki keberanian untuk melaporkannya, baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.

Ellisa, salah satu mahasiswa PIAUD STAINU Madiun, turut memberikan materi tentang berbagai bentuk bullying, yaitu fisik, verbal, sosial/kelompok, dan cyberbullying. Ia menjelaskan bahwa bullying fisik mencakup tindakan seperti memukul atau menendang, sementara bullying verbal berupa ejekan dan penghinaan. Bullying sosial terjadi ketika seseorang dijauhi atau menjadi sasaran gosip, sedangkan cyberbullying umumnya dilakukan melalui media sosial dengan komentar negatif atau penyebaran berita palsu.

Tidak hanya sekadar ceramah, pelatihan ini juga menghadirkan diskusi interaktif dan simulasi, sehingga para peserta dapat lebih memahami serta merasakan dampak dari bullying. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi mampu mengembangkan empati, solidaritas, dan terlibat aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan positif.

Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para siswa yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman. Inisiatif ini merupakan bentuk komitmen KPM Internasional STAINU Madiun dalam mengedukasi generasi muda tentang pentingnya melawan bullying dan menjaga harmoni di lingkungan mereka.