0351 2811531 stainumadiun@gmail.com
JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN WILAYAH KAB. MADIUN

JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN WILAYAH KAB. MADIUN

Jadwal Imsakiyah 2023 perlu diketahui selama bulan Ramadan. Hal ini untuk mengetahui jadwal sahur hingga waktu berbuka puasa Ramadan 2023. Informasi jadwal Imsakiyah se-Indonesia bisa dicek melalui situs resmi Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Jadwal Imsakiyah adalah jadwal yang berisikan penentuan waktu salat, termasuk untuk mengetahui kapan waktu imsak dan waktu berbuka puasa. Informasi jadwal Imsakiyah penting diketahui bagi umat Islam selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

 

 

 

 

 

 

 

HAUL GUS DUR KE-13: TESTIMONI KEKRABAN LINTAS TOKOH DAN BUDAYA DAN DOA BERSAMA DENGAN JARINGAN GUSDURIAN DI KAMPUS STAINU MADIUN”

HAUL GUS DUR KE-13: TESTIMONI KEKRABAN LINTAS TOKOH DAN BUDAYA DAN DOA BERSAMA DENGAN JARINGAN GUSDURIAN DI KAMPUS STAINU MADIUN”

Peringatan Haul ke-13 KH. Abdurrahman Wahid, atau dikenal sebagai Gus Dur, menjadi momentum istimewa di kampus STAINU Madiun. Puluhan orang hadir dan memberikan testimoni tentang kekraban yang terjalin lintas tokoh dan budaya yang diwariskan oleh sang pemimpin spiritual.

Tokoh-tokoh agama, organisasi masyarakat, seniman, dan akademisi hadir bersama-sama dalam kesatuan cinta dan rasa hormat akan kebijaksanaan Gus Dur. Doa bersama, melampaui perbedaan keyakinan dan suku untuk menyatukan hati dalam mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi semua.

Haul ke-13 Gus Dur di kampus STAINU Madiun menjadi bukti nyata akan daya tarik warisan ide-ide beliau yang mampu menghubungkan beragam pihak dan mewujudkan harmoni. Semoga semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam jaringan Gusdurian ini terus menginspirasi kita untuk membangun masyarakat yang inklusif dan saling menghormati.

CARA PEMBAYARAN MELALUI BRIVA

CARA PEMBAYARAN MELALUI BRIVA

Dengan diberlakukannya pembayaran SPP secara online, maka mahasiswa STAINU Madiun di berikan fasilitas pembayaran melalui BRI Smart Billing (Briva) dengan mengaktifkan aplikasi di Android/iOS atau bisa di akses melalui web browser di laman https://brismartbilling.id untuk melihat daftar tagihan yang aktif, dan berikut tata cara pembayarannya :

AKTIF IKUTI KLINIK PENDAMPINGAN AKREDITASI PROGRAM STUDI PTKIS, STAINU MADIUN MANTABKAN TIM MENUJU AKREDITASI

AKTIF IKUTI KLINIK PENDAMPINGAN AKREDITASI PROGRAM STUDI PTKIS, STAINU MADIUN MANTABKAN TIM MENUJU AKREDITASI

Surabaya – Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam melalui Subdirektorat Pengembangan Akademik Diktis menggelar “Klinik Pendampingan Akreditasi Program Studi PTKI Tahun 2022”. Fokus utama dari pendampingan ini adalah khusus pada penyiapan akreditasi program studi di LAMDIK dan LAMEMBA. Acara berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 8 sampai 10 Desember 2022 bertempat di Grand Mercure City Hotel – Surabaya.

Kegiatan ini dibuka oleh Kasubdit Pengembangan Akademik Diktis Kemenag, M.Adib Abdusshomad dan diikuti oleh peserta dari seluruh PTKIS di bawah Kopertais Wilayah IV Jawa Timur dan Wilayah X Jawa Tengah. Peserta merupakan unsur pengelola penjaminan mutu dan pengelola program studi. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini yakni Helmi Syaifuddin, Fajri Ismail, Muh. Nashiruddin, Rosihan Aslihuddin, Yusuf Nalim dan Indrawati dari Best-Q Institute.

Ketua Panitia Zidal Huda dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk mendampingi penyiapan beberapa program studi yang sudah memasuki masa reakreditasi dan beberapa program studi baru yang belum terakreditasi. Di samping itu, tujuan lainnya adalah agar program studi mempersiapkan diri dan menyusun strategi jitu dalam meningkatkan kualitas tata kelolanya menuju program studi yang mampu terakreditasi Unggul. Melalui pelaksanaan kegiatan ini pihaknya mengharapkan pengelola program studi semakin bersemangat dalam mengelola program studi yang bermutu, sehingga di tahun mendatang, akan lebih banyak lagi program studi di PTKIS yang terakreditasi Unggul.

Sementara itu, Kasubdit menyampaikan, akreditasi program studi adalah pengakuan resmi atas penjaminan mutu pengelolaan program studi dengan penilaian melalui 9 kriteria mulai visi, tata pamong, mahasiswa, Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dan Luaran. Peringkat akreditasi program studi menunjukkan kualitas dari suatu program studi. Saat ini, berdasarkan data di website BAN-PT, terdapat 2.537 program studi di PTKIS, baru 3 yang terakreditasi unggul, 13 prodi terakreditasi A dan 109 di antaranya belum terakreditasi dan ini memerlukan penanganan serius. Oleh karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung prakarsa subdit pengembangan akademik mengadakan klinik pendampingan akreditasi program studi ini menuju akreditasi unggul.

Kasubdit juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang luar biasa kepada tim narasumber yang telah memandu dan mendampingi secara serius dan detil kepada peserta klinik menuju akreditasi program studi unggul. Pihaknya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama dan terus meningkatkan mutu pengelolaan program studi agar semakin baik dan berkualitas.

Dalam pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini, peserta diberikan materi terkait teknik penyusunan LED /DKPS LAMDIK dan DED/DKPS LAMEMBA, teknik penilaian akreditasi berbasis matriks penilaian, dan review LED/LKPS beberapa program studi yang sudah siap submit.

Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari para peserta dan sangat puas pada tim narasumber yang memberikan materi secara sistematis dan praktis, dan berharap PTKIS mendapatkan pendampingan serupa di masa yang akan datang (Best-Q)

Sumber : https://pendis.kemenag.go.id/

 

 

 

 

 

 

 

 

PERCEPAT PENINGKATAN JABATAN FUNGSIONAL DOSEN, STAINU MADIUN IKUTI GIAT SOSIALISASI INSTRUMEN BARU OLEH LPTNU

PERCEPAT PENINGKATAN JABATAN FUNGSIONAL DOSEN, STAINU MADIUN IKUTI GIAT SOSIALISASI INSTRUMEN BARU OLEH LPTNU

Surabaya – PW LPTNU Jawa Timur mengadakan acara Sosialisasi instrumen asesmen Jabatan Fungsional yang dihadiri Direktur Sumberdaya Ditjen Dikti Dr. M Sofwan Efendi, Kepala LLDIKTI Wil VII Prof Dyah Sawitri, Pengurus Pusat LPTNU, dan Prof Ahmad Jazidie sebagai ketua LPTNU Jatim / Rektor UNUSA serta sejumlah PW LPTNU yang lain. Acara dilaksanakan di Lantai 9 Auditorium UNUSA. Peserta kegiatan ini berjumlah 200 orang, yang terdiri dari perwakilan dari dosen PTNU Se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya Ketua LPTNU Jawa Timur, Prof Jazidie menyampaikan terkait pentingnya jabatan fungsional bagi PTNU. Sementara Kepala LLDIKTI Prof Dyah dalam sambutanya via zoom mengapresiasi dan mendukung kegiatan sosialisasi Jabatan fungsional bagi dosen yang dilakukan oleh LPTNU Jawa Timur.

Dalam paparannya pemateri dari tim direktorat sumberdaya Iwan Winardi menyampaikan beberapa hal terkait jabatan fungsional dosen, pertama ada beberapa perubahan dalam Peraturan Operasional (PO) Kenaikan Jabatan fungsional dari PO yang lama ke PO yang baru, namun perubahan tersebut tidak begitu singnifikan. Kedua, syarat tambahan menuju Guru besar, prosedur loncat jabatan dan syarat tambahan yang memiliki S3 sebelum 3 tahun . Ketiga,  kebijakan PAK dosen terbaru. Antusias peserta pelatihan terkait loncat jabatan dan kebijakan-kebijakan PAK terbaru terlihat dari banyaknya pertanyaan dari peserta pelatihan., pertanyaan tersebut dilontarkan peserta dari UMAHA, UNUSA dan Unsuri Surabaya, serta beberapa peserta perwakilan beberapa PTNU lain. Lebih lanjut Iwan mendorong LPTNU mempererat jalinan silaturrahmi yang telah ada dalam bentuk kolaborasi penulisan jurnal antar dosen dari perguruan tinggi di lingkungan PTNU, dengan begitu peningkatan kualitas Dosen di PTNU akan semakin berkembang pesat. Acara pelatihan jabatan fungsional dosen dilingkungan PTNU ditutup pukul 12:00 WIB oleh Prof Kacung Marijan, selakui Wakil Rektor I UNUSA yang memberikan penghargaan kepada Pemateri. Doa penutup disampaikan oleh oleh Dr. Abdul Hamid, dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Sumber : lptnu-jatim.or.id

PROGRAM PERCEPATAN AKREDITASI PRODI PTKIS 2022

PROGRAM PERCEPATAN AKREDITASI PRODI PTKIS 2022

Mojokerto – Akreditasi sangatlah penting untuk keberlangsungan sebuah lembaga Pendidikan tak terkecuali Perguruan Tinggi. Salah satunya untuk menjamin kualitas dan mutu dari lulusan dari perguruan tinggi tersebut.

Di dalam peraturan menteri pendidikan RI Nomor 28 Tahun 2005 pun sudah diatur mengenai akreditasi sebuah lembaga pendidikan yang diwajibkan untuk melakukan proses akreditasi melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). namun sejak 2012 lembaga akreditasi dialihkan ke Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) sesuai dengan rumpun ilmu yang relevan, tujuannya dalah untuk menentukan kelayakan perguruan tinggi negeri dan swasta atas dasar kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Kiat-kiat dan strategi untuk menjamin kualitas dan mutu setiap perguruan tinggipun semakin ditingkatkan tak terkecuali STAINU Madiun yang pada kesempatan kemarin mendapatkan undangan Program Percepatan Akreditasi Program Studi PTKIS Tahun 2022 Kopertais Wilayah IV Surabaya yang diselenggarakan di Grand Whiz Hotel Trawas Mojokerto.

Pada acara tersebut diawali dengan laporan ketua Panitia sekaligus Sekretaris Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya Dr. H. M. Hasan Ubaidillah, S.H.I, M.Si menyampaikan bahwa program ini diikuti oleh 65 prodi, 5 perwakilan konsorsium LPM, 2 Forpim dari seluruh wilayah Jawa Timur. Serta dihadiri oleh seluruh jajaran Kopertais IV.

Prof. Akh. Muzakki, M.Ag., Grad.Dip., SEA, Ph.D, Koordinator Kopertais IV Surabaya diawal sambutannya memberikan analogi pentingnya akreditasi dengan sholat. “Sholat itu kewajiban, atau kebutuhan? Jika sholat hanya sebuah kewajiban, maka akan melaksanakannya untuk menggugurkan kewajibannya, akan tetapi sebenarnya sholat itu adalah kebutuhan. Begitu juga terkait akreditasi, akreditasi bukan sekedar kewajiban, tapi sudah menjadi kebutuhan setiap program studi.” Paparnya.

Lanjutnya beliau menyampaikan bahwa pentingnya untuk terus mejaga budaya jaminan mutu. Karena pendidikan itu adalah action bukan event, sehingga akreditasi telah menjadi nafas dalam dunia pendidikan. Beliau sebagai koordinator juga menekankan peran dan tugas kopertais dalam pengawasan, pengendalian dan pembinaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Jawa Timur, sehingga program pendampingan akreditasi ini bisa terlaksana. Diakhir sambutannya beliau menyampaikan telah menyampaikan masukan kepada Menko dan anggota DPR terkait besarnya biaya LAM, agar bisa biaya ditanggung oleh Negara.

Acara pembukaan ditutup do’a oleh Dr. KH. Ilhamullah Sumarkan, M.Ag, wakil Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya. Acara ini akan berlansung selama tiga hari, sejak 24-26 Oktober 2022. Untuk pemateri mengundang asesor dari Lamdik, BAN-PT dan Lamemba.

Seluruh peserta dibagi menjadi 3 kelompok sesuai dengan pembagian ruang akreditasi masing-masing. Diharapkan dari program ini, seluruh prodi yang akan habis masa berlaku akreditasi tahun 2022 dan 2023 bisa mensubmit borang dengan baik dan tepat waktu, serta bisa mempertahankan akreditasi bahkan meningkatkan hingga bisa bisa meraih akreditasi UNGGUL.