Edaran Libur Hari Raya Idul Fitri 2025

Unduh file disini

Unduh file disini
Madiun, 17 Maret 2025 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAINU Madiun kembali menggelar rangkaian kegiatan Safari Ramadhan pada 16-17 Maret 2025 di Madrasah Ibtidaiyyah Al-Islamiyah Sogo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat setempat serta meningkatkan pemahaman keislaman di bulan suci Ramadhan.
Safari Ramadhan diawali dengan sesi kajian fiqih yang disampaikan oleh beberapa narasumber. Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kualitas ibadah selama Ramadhan serta memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam menjalani puasa.
Menjelang waktu berbuka, para mahasiswa membagikan takjil kepada masyarakat sekitar madrasah. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan diharapkan dapat membawa kebahagiaan, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Setelah itu, seluruh peserta dan masyarakat setempat melaksanakan buka puasa bersama, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Selepas berbuka, kegiatan berlanjut dengan shalat tarawih berjamaah di masjid terdekat, diikuti dengan tadarus Al-Qur’an bersama warga. Suasana semakin khusyuk ketika para peserta melaksanakan shalat lail sebagai bentuk penguatan spiritualitas di malam hari. Acara ditutup dengan renungan malam, memberikan kesempatan bagi peserta untuk merenungi makna Ramadhan sebagai bulan penuh ampunan dan keberkahan.
Pada hari berikutnya, kegiatan ditutup dengan sahur bersama, dilanjutkan dengan olahraga bersama. Selain menyegarkan tubuh setelah berpuasa, aktivitas ini juga menjadi ajang mempererat keakraban antara mahasiswa dan masyarakat setempat.
Kegiatan Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa STAINU Madiun dan warga sekitar dalam suasana penuh berkah.
Semoga kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita semua. Terima kasih kepada masyarakat setempat atas partisipasi dan antusiasme yang telah menjadikan acara ini berjalan sukses.
(Redaksi BEM STAINU Madiun)
Madiun – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAINU Madiun turut serta dalam kegiatan berbagi takjil lintas iman yang berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Madiun Sabtu, 15 Maret 2025. Acara ini melibatkan para aktivis lintas agama di wilayah Madiun Raya dan masyarakat umum sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan di bulan Ramadan.
Meskipun hujan mengguyur wilayah Madiun, semangat para peserta untuk berbagi tidak surut. Mereka membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang sedang melintas, khususnya bagi mereka yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh lintas agama, yang bersama-sama menunjukkan nilai toleransi dan kebersamaan. Para peserta, baik mahasiswa, aktivis, maupun warga sekitar, saling bekerja sama dalam membagikan makanan berbuka puasa.
Ketua BEM STAINU Madiun, Sigit Purnomo Aji, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak dalam kegiatan ini.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi takjil, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama. Meskipun hujan, kita tetap semangat karena kebersamaan adalah kunci utama dalam mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Semangat persatuan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi kerja sama untuk tujuan yang sama, yaitu berbagi kebahagiaan dan kebaikan kepada sesama.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk terus menebarkan nilai-nilai toleransi dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua STAINU Madiun, KH. Anwar Soleh Azarkoni, S.H.I, M.H, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus BEM yang baru dilantik. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik, memperkuat sinergi antara mahasiswa dan pihak kampus, serta berperan aktif dalam pengembangan STAINU Madiun dan masyarakat sekitar.
Presiden BEM terpilih, Sigit Purnomo Aji, dalam pidatonya menegaskan komitmennya untuk menjadikan BEM STAINU Madiun sebagai organisasi yang lebih progresif dan berdampak positif. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus BEM, mahasiswa, dan pihak kampus dalam mewujudkan berbagai program kerja yang bermanfaat.
Sementara itu, Presiden BEM periode sebelumnya, Ibnu Muzzakir, dalam sambutan perpisahannya menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama masa jabatannya. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat meneruskan perjuangan dan terus berkontribusi bagi kemajuan kampus.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. Dengan semangat baru, diharapkan kepengurusan BEM STAINU Madiun periode 2025-2026 dapat menjadi motor penggerak perubahan yang positif bagi mahasiswa dan lingkungan kampus.

Unduh fil disini

Unduh file disini
Dalam sesi ini, Ummu Habibah menekankan pentingnya membangun organisasi yang solid sebagai landasan dalam menegakkan nilai-nilai amar ma’ruf nahi munkar. Menurutnya, kebaikan yang tidak terorganisir dengan baik akan kalah oleh keburukan yang tersusun secara rapi dan sistematis. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa struktur organisasi yang kuat di pesantren tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan karakter santri.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa organisasi pesantren harus mampu beradaptasi dengan visi dan misi lembaga serta membangun budaya yang selaras dengan tujuan jangka panjangnya. “Budaya organisasi yang baik akan membentuk generasi pemimpin berkarakter, yang kelak dapat membawa perubahan positif bagi bangsa,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan kepemimpinan ini, diharapkan para santri tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga mengembangkan keterampilan kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesantren diharapkan mampu mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berintegritas dan mampu membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
Madiun – Ketua Aswaja Center STAINU Madiun, Ummu Habibah, memberikan pembekalan kepada calon instruktur dan pelatih IPNU-IPPNU Cabang Madiun. Kegiatan tersebut berlangsung di MI Assalam Kebonagung, Balerejo, Madiun, pada Minggu (26/1). Tujuan dari pembekalan ini adalah mempersiapkan calon pelatih agar mampu mendampingi anggota IPNU-IPPNU dengan lebih baik dalam menghadapi tantangan zaman.
Dalam sesi tersebut, Ummu Habibah menyampaikan materi tentang tugas perkembangan remaja yang sangat relevan dengan kebutuhan para pelatih dalam membimbing generasi muda. Ia menjelaskan bahwa remaja berada dalam fase transisi yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam aspek psikologi, sosial, dan pendidikan. Menurut Ummu Habibah, pelatih harus memahami karakteristik dan kebutuhan remaja agar dapat memberikan bimbingan yang efektif dan sesuai.
Selain itu, Ummu Habibah juga membahas materi mengenai kesehatan reproduksi, yang menjadi isu penting di kalangan remaja saat ini. Ia menekankan perlunya edukasi yang berbasis informasi benar dan akurat, sehingga remaja lebih sadar dan peduli terhadap kesehatan tubuh mereka. Sebagai instruktur dan pelatih, mereka diharapkan mampu memberikan edukasi serta menginspirasi anggota untuk menjaga kesehatan reproduksi secara bijak.
Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari para peserta. Diharapkan, pembekalan ini dapat meningkatkan kualitas kader IPNU-IPPNU Cabang Madiun, sehingga mereka mampu menghadapi perkembangan zaman dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Mahasiswa yang dilantik adalah Budi Setiawan, Fadkur Zainul Arifin, Dewi Tri Wulandari, Ibnu Muzzakir, Sigit Purnomo Aji, Ridho Drajat, Nur Salim, Indah Permatasari, dan Lia Okky Handini. Pelantikan dilakukan oleh Pengurus Besar (PB) PMII yang diwakili oleh M. Irham, Sekretaris Jenderal PMII.
Dalam sambutannya, M. Irham menegaskan pentingnya PMII untuk tetap bergerak berlandaskan prinsip Ahlussunnah Waljamaah. “Pergerakan kita harus berpegang pada keislaman yang moderat dan nilai-nilai Ahlussunnah Waljamaah. Prinsip ini akan menjadi landasan bagi setiap langkah kita,” ujar M. Irham.
Wakil Penjabat (Pj.) Bupati Madiun juga turut memberikan sambutan dalam acara tersebut. Beliau menyebutkan bahwa pelantikan ini merupakan momentum yang sangat berharga. “Kami berharap pengurus PMII Madiun dapat terus berkontribusi tidak hanya di dunia akademik, tetapi juga dalam pengembangan sosial, budaya, dan kemasyarakatan di Madiun,” ujar Wakil Pj. Bupati.
Acara pelantikan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara mahasiswa, alumni, organisasi, serta pemerintah. Selain itu, diharapkan semakin memperkuat peran serta PMII Madiun dalam berbagai bidang, baik sosial, pendidikan, maupun keagamaan.
Madiun, 20 Januari 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun berpartisipasi dalam Expo Kampus yang diselenggarakan di SMAN 2 Mejayan pada hari Senin, 20 Januari 2025. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai program studi yang ada di STAINU Madiun serta memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya memilih jurusan yang sesuai dengan bakat dan minat.
Dalam kegiatan tersebut, STAINU Madiun membuka booth informasi yang dihadiri oleh para mahasiswa dan dosen, yang memberikan penjelasan mengenai berbagai program studi, fasilitas kampus, serta peluang karier yang dapat diambil setelah lulus. Peserta expo, yang mayoritas merupakan siswa-siswi kelas XII SMAN 2 Mejayan, antusias berdiskusi mengenai berbagai pilihan jurusan di perguruan tinggi.
Menurut perwakilan STAINU Madiun, tujuan utama dari keikutsertaan dalam expo ini adalah untuk membantu siswa mengenali potensi diri dan memberikan pemahaman bahwa memilih jurusan kuliah yang sesuai dengan minat dapat meningkatkan peluang sukses di masa depan. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat, khususnya calon mahasiswa di wilayah Madiun.
Expo Kampus ini menjadi wadah bagi siswa untuk menggali informasi lebih dalam tentang dunia pendidikan tinggi dan membantu mereka membuat keputusan yang tepat dalam memilih jalur pendidikan lanjutan.