0351 2811531 stainumadiun@gmail.com
Semangat dan Antusias Mahasiswa STAINU Madiun Ikuti UAS Semester Gasal

Semangat dan Antusias Mahasiswa STAINU Madiun Ikuti UAS Semester Gasal

STAINU Madiun melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk semester gasal tahun akademik 2024/2025 pada tanggal 7 hingga 10 Januari 2025. Ujian ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dari berbagai program studi di STAINU Madiun sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
[irp posts=”2556″]

Nuryanto, M.M., selaku Wakil Ketua I, mengungkapkan harapannya agar pelaksanaan ujian berjalan lancar dan tertib. “Kami berharap seluruh mahasiswa mempersiapkan diri dengan baik, mengikuti ujian dengan penuh tanggung jawab, dan menunjukkan integritas akademik yang tinggi. UAS ini tidak hanya untuk mengukur pemahaman, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kedisiplinan dan komitmen mahasiswa dalam menempuh pendidikan,” ujarnya.

Nuryanto juga menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, demi kelancaran ujian. “Dengan kerja sama yang solid, kami yakin pelaksanaan UAS ini akan berjalan sukses, dan mahasiswa dapat meraih hasil yang memuaskan,” tambahnya.

Ujian yang tertib dan lancar ini diharapkan dapat mendukung proses akademik di STAINU Madiun, sekaligus memastikan kualitas pendidikan yang terus berkembang di lingkungan kampus.

Aswaja Center STAINU Madiun Tancap Gas Gaungkan Moderasi Beragama untuk Milenial

Aswaja Center STAINU Madiun Tancap Gas Gaungkan Moderasi Beragama untuk Milenial

Madiun – Baru diresmikan dua pekan lalu, Aswaja Center STAINU Madiun langsung tancap gas dengan menggelar seminar bertema “Moderasi Beragama bagi Millenial di Era Digital.” Acara ini diadakan di Hall Ayam Taliroso Caruban, Kabupaten Madiun, 10/11/2024, dan dihadiri oleh puluhan anggota Fatayat NU Kabupaten Madiun yang antusias mendalami pentingnya moderasi dalam beragama di tengah perkembangan teknologi yang pesat.


[irp]

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Aswaja Center STAINU Madiun yang menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai nilai-nilai moderasi dalam beragama. Seminar ini menghadirkan dua narasumber utama yang menyajikan pandangan relevan bagi generasi milenial.

Ummu Habibah, Ketua Aswaja Center STAINU Madiun sekaligus sebagai narasumber pertama, menyoroti pentingnya menghindari sikap ekstrem dalam menjalankan agama. “Moderasi beragama adalah jalan tengah yang membawa ketenangan dan harus dijalankan oleh setiap umat. Salah satu yang perlu dihindari adalah menganggap ibadah sendiri paling benar sambil merendahkan ibadah orang lain,” ujar Ummu Habibah. Ia menekankan bahwa toleransi dan saling menghargai menjadi kunci keharmonisan antarumat, terlebih di era digital yang serba transparan.

Dilanjutkan dengan narasumber kedua yakni Abdullah Muhdi, anggota Komisi A DPRD Jawa Timur, menyampaikan bahwa generasi milenial, termasuk Fatayat NU, perlu mengikuti perkembangan teknologi digital. “Jika merasa kurang paham teknologi, mereka bisa berkolaborasi dengan generasi yang lebih muda yang sudah terbiasa dengan teknologi,” jelas Abdullah. Ia juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijaksana untuk mendukung dakwah dan pengembangan diri.

Seminar ini disambut positif oleh para peserta yang berharap dapat menerapkan wawasan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari serta menggunakan teknologi dengan bijak. Diharapkan kegiatan ini mampu memperkuat semangat moderasi beragama di kalangan pemudi Fatayat NU Kabupaten Madiun dan mendorong mereka menjadi agen perdamaian dan kemajuan di era digital yang serba cepat ini.