0351 2811531 stainumadiun@gmail.com
BEM Mahasiswa STAINU Madiun Ikuti Kegiatan Bagi Takjil Lintas Iman di Madiun Raya

BEM Mahasiswa STAINU Madiun Ikuti Kegiatan Bagi Takjil Lintas Iman di Madiun Raya

Madiun – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAINU Madiun turut serta dalam kegiatan berbagi takjil lintas iman yang berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Madiun Sabtu, 15 Maret 2025. Acara ini melibatkan para aktivis lintas agama di wilayah Madiun Raya dan masyarakat umum sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan di bulan Ramadan.

Meskipun hujan mengguyur wilayah Madiun, semangat para peserta untuk berbagi tidak surut. Mereka membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang sedang melintas, khususnya bagi mereka yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh lintas agama, yang bersama-sama menunjukkan nilai toleransi dan kebersamaan. Para peserta, baik mahasiswa, aktivis, maupun warga sekitar, saling bekerja sama dalam membagikan makanan berbuka puasa.

Ketua BEM STAINU Madiun, Sigit Purnomo Aji, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak dalam kegiatan ini.


“Kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi takjil, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama. Meskipun hujan, kita tetap semangat karena kebersamaan adalah kunci utama dalam mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Semangat persatuan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi kerja sama untuk tujuan yang sama, yaitu berbagi kebahagiaan dan kebaikan kepada sesama.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk terus menebarkan nilai-nilai toleransi dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

BEM STAINU Madiun Periode 2025-2026 Resmi Dilantik

BEM STAINU Madiun Periode 2025-2026 Resmi Dilantik

Madiun – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAINU Madiun periode 2025-2026 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar pada Jumat, 7 Maret 2025, di Kampus STAINU Madiun. Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan STAINU Madiun, termasuk Ketua STAINU Madiun, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, serta para ketua program studi.
[irp posts=”2759″]

Ketua STAINU Madiun, KH. Anwar Soleh Azarkoni, S.H.I, M.H, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pengurus BEM yang baru dilantik. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik, memperkuat sinergi antara mahasiswa dan pihak kampus, serta berperan aktif dalam pengembangan STAINU Madiun dan masyarakat sekitar.

Presiden BEM terpilih, Sigit Purnomo Aji, dalam pidatonya menegaskan komitmennya untuk menjadikan BEM STAINU Madiun sebagai organisasi yang lebih progresif dan berdampak positif. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus BEM, mahasiswa, dan pihak kampus dalam mewujudkan berbagai program kerja yang bermanfaat.

Sementara itu, Presiden BEM periode sebelumnya, Ibnu Muzzakir, dalam sambutan perpisahannya menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama masa jabatannya. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat meneruskan perjuangan dan terus berkontribusi bagi kemajuan kampus.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama. Dengan semangat baru, diharapkan kepengurusan BEM STAINU Madiun periode 2025-2026 dapat menjadi motor penggerak perubahan yang positif bagi mahasiswa dan lingkungan kampus.

Aswaja Center STAINU Madiun Dorong Kepemimpinan Santri di Babussalam

Aswaja Center STAINU Madiun Dorong Kepemimpinan Santri di Babussalam

Madiun, 11 Februari 2025 – Dalam membangun organisasi yang kuat, kepemimpinan yang baik menjadi kunci utama. Kepemimpinan yang efektif tidak hanya bergantung pada visi yang jelas, tetapi juga pada kemampuan mengelola tim dan menerapkan nilai-nilai kebaikan secara sistematis. Hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam Leadership Training yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Modern Babussalam, di mana Ketua Aswaja Center STAINU Madiun, Ummu Habibah, turut hadir sebagai narasumber.

Dalam sesi ini, Ummu Habibah menekankan pentingnya membangun organisasi yang solid sebagai landasan dalam menegakkan nilai-nilai amar ma’ruf nahi munkar. Menurutnya, kebaikan yang tidak terorganisir dengan baik akan kalah oleh keburukan yang tersusun secara rapi dan sistematis. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa struktur organisasi yang kuat di pesantren tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan karakter santri.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa organisasi pesantren harus mampu beradaptasi dengan visi dan misi lembaga serta membangun budaya yang selaras dengan tujuan jangka panjangnya. “Budaya organisasi yang baik akan membentuk generasi pemimpin berkarakter, yang kelak dapat membawa perubahan positif bagi bangsa,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan kepemimpinan ini, diharapkan para santri tidak hanya mendalami ilmu agama, tetapi juga mengembangkan keterampilan kepemimpinan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pesantren diharapkan mampu mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berintegritas dan mampu membawa kemaslahatan bagi masyarakat.