MANAJEMEN

  •  MANAJEMEN AKADEMIK
STAINU Madiun, sebagai sebuah institusi yang ingin terus berkembang, telah menyusun rencana pengembangan strategis sebagai pijakan untuk melakukan langkah-langkah ke depan yaitu rencana jangka pendek, rencana jangka menengah, dan rencana jangka panjang.

1. Rencana Pengembangan Strategis Jangka Pendek (satu tahun)
pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan untuk pelayanan yang maksimal bagi kegiatan-kegiatan akademik, serta pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik yang profesional dan peningkatan input mahasiswa secara kuantitatif maupun kualitatif.

2. Rencana Pengembangan Strategis Jangka Menengah (3-5 tahun)
pengembangan sarana dan prasarana yang ada untuk meningkatkan pelayanan kegiatan akademik serta peningkatan kualitas tenaga pendidik dan mahasiswa

3. Rencana Pengembangan Strategis Jangka Panjang (10 tahun)

– Bidang Pendidikan, untuk meningkatkan kualitas akademik, profesionalisme, kepribadian dan kemampuan sosial, guna mencapai keunggulan kompetitif, perluasan kesempatan dan akses untuk memperoleh pendidikan tinggi, menyempurnakan dan memantapkan program studi dan kurikulum, meningkatkan mutu Proses dan hasil Belajar Mengajar (PBM), mengembangkan dan meningkatkan program sertifikasi profesi pendidikan dan profesi lainnya, serta memperkuat jejaring dan kemitraan dengan lembaga-lembaga lokal, nasional, dan internasional

– Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, difokuskan untuk mendorong tumbuhnya penelitian yang bermutu dan dikelola secara baik, sehingga melahirkan karya penelitian dan inovasi yang unggul, mutakhir, serta memperoleh pengakuan secara nasional atau internasional.

– Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, pada peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan kemahasiswaan untuk mendukung pelaksanaan Tridharma PT guna memperoleh dan memperkaya kompetensi profesional, kepribadian dan sosial yang mantap, menuju keunggulan kompetitif

– Bidang Infrastruktur, pengembangan infrastruktur serta sistem informasi akademik dan manajemen yang berbasis ICT. Dengan rencana ini diharapkan sistem informasi manajemen Perguruan Tinggi yang lengkap, akurat dan mutakhir akan dapat terpenuhi.

  • MANAJEMEN SUMBER DAYA
Sumber daya merupakan suatu asset yang harus dikelola dengan baik dalam sebuah lembaga. Sumber daya STAINU Madiun yang harus dikelola terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan tenaga penunjang akademik, serta sarana dan prasarana.
STAINU Madiun telah menetapkan rencana pengelolaan sumber daya tersebut dengan manajemen sumber daya yang sesuai dengan standar manajemen sumber daya perguruan tinggi yang berlaku. Hal tersebut untuk melancarkan dan meningkatkan pelayanan kegiatan akademik yang ada di STAINU Madiun

Sedangkan rencana pengembangan sumber daya, STAINU Madiun telah merencanakan pengembangan sumber daya tersebut sesuai dengan fokus rencana pengembangan strategis STAINU Madiun, baik untuk jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.

  • MANAJEMEN MUTU AKADEMIK
Untuk kemajuan suatu lembaga Perguruan Tinggi, sebuah mutu akademik mutlak diharuskan untuk dikelola dengan manajemen yang baik
Manajemen mutu akademik tersebut dilaksanakan oleh suatu unit yang ada di STAINU Madiun dengan nama Unit Penjaminan Mutu Akademik (UPMA) STAINU Madiun. UPMA STAINU Madiun di bawah kendali Pembantu Ketua Bidang Akademik

Sumber daya untuk melaksanakan UPMA tersebut terdiri dari ketua, sekretaris, dan dua orang anggota. Mereka inilah yang kemudian menjalankan proses penjaminan mutu akademik STAINU Madiun melalui unit UPMA.

sepuluh butir mutu akademik STAINU Madiun yang dikelola penjaminannya oleh UPMA:
1. Kurikulum Jurusan
2. Sumber Daya Manusia (dosen dan tenaga penunjang)
3. Mahasiswa dan Kompetensi Lulusan
4. Proses Belajar Mengajar
5. Sarana dan Prasarana Akademik
6. Suasana Akademik
7. Penelitian dan Publikasi
8. Pengabdian kepada Masyarakat
9. Manajemen Akademik
10. Sistem Informasi Akademik


  • SUMBER DAYA

– Tenaga Pendidik/Dosen

Ujung tombak kualitas lulusan sebuah Perguruan Tinggi adalah tenaga pendidik atau dosen. Karena merekalah yang berinteraksi langsung dalam pembentukan lulusan sebuah Perguruan Tinggi. Tenaga pendidik yang memenuhi kualifikasi atau standar yang ada tentu akan mampu menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang baik dan menguasai kompetensi yang telah ditetapkan, sehingga para lulusan itu mampu diserap oleh pasar dan dibutuhkan oleh masyarakat.
STAINU Madiun telah menyiapkan dosen-dosen yang memenuhi kualifikasi yang ditetapkan untuk masing-masing prodi. Jumlah dosen tetap untuk masing-masing prodi adalah 13 dosen. Dan dosen tetap tersebut akan ditunjang oleh dosen tidak tetap ketika memang dibutuhkan untuk mengampu mata kuliah tertentu sesuai dengan kebutuhan. Mereka semua memiliki kualifikasi akademik minimal S-2 dari berbagai Perguruan Tinggi, baik PTN maupun PTS.