0351 2811531 stainumadiun@gmail.com
Madiun, 23 Mei 2026 – Dalam upaya mengakselerasi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun, Sabtu (23/5/2026).

Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., menyambut positif kolaborasi strategis ini. Beliau menekankan bahwa Pemkab Madiun menaruh harapan besar agar sinergi ini dapat mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Madiun yang saat ini berada di angka 75, untuk bisa menembus standar nilai yang lebih tinggi. Bupati menyoroti pentingnya keterlibatan akademisi dalam riset potensi komoditas lokal di lereng Wilis, serta pelaksanaan KKN untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya memperpanjang usia lama sekolah.

“MoU ini jangan sekadar seremonial tanda tangan saja. Kita butuh kerja sama nyata dan diimplementasikan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun,” ujar Bupati Hari Wuryanto dalam sambutannya.

Menyambut hal tersebut, Ketua STAINU Madiun, Anwar Soleh Azarkoni, S.H.I., M.H., menegaskan bahwa kemitraan dengan pemerintah daerah adalah sebuah keniscayaan bagi kampus guna mewujudkan Tridharma Perguruan Tinggi—yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat—secara optimal. Ia juga mengutarakan permohonan dukungan dari Pemkab terkait rencana strategis STAINU yang bersiap membangun gedung kampus secara permanen di wilayah teritorial Kabupaten Madiun dalam waktu dekat.

Acara penandatanganan kesepakatan ini berlangsung khidmat dan turut disaksikan oleh jajaran Kepala OPD, pengurus BPPT NU, serta tokoh penting pembina kampus seperti Dr. KH. Munir Zuhdi, Lc., M.Ag., dan mantan Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos., yang selama ini mengawal eksistensi STAINU. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi langkah konkrit dalam mewujudkan masyarakat Madiun yang bersahaja dan semakin unggul di masa depan.