MENUMBUHKAN SPIRIT PENELITIAN UNTUK PERUBAHAN

2

Rangkaian acara Seminar Nasional Temu Jaringan Dosen PTKIS di IAI Darussalam Blokagung Banyuwangi membawa dampak positif terhadap semangat para dosen untuk terus meneliti dan mengabdi. Acara yang diprakarsai oleh komunitas FKDP PTKIS di lingkungan Kopertais IV ini bertujuan untuk menstimulus sekaligus menggali “potensi- potensi” yang dimiliki oleh perguruan tinggi swasta, baik di bidang penelitian maupun pengabdian masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tanggal 21-22 Januari 2017 tersebut menghadirkan sederet nama besar sebagai narasumber diantaranya, bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas; Nihayatul Wafiroh, anggota DPR RI Komisi IX; Kasubdit Penelitian DIKTIS Kemenag RI, Anis Masykhur; serta Abdul Muhid, dosen UIN Sunan Ampel Surabaya.  Keempat narasumber memberikan banyak masukan yang secara garis besar bermuara pada pentingnya melakukan penelitian yang transformatif, yang membawa manfaat bagi umat. Sebagaimana yang disampaikan oleh Azwar Anas bahwa perlu melakukan riset untuk menggali asset yang dimiliki oleh setiap daerah. Melalui kolaborasi ini diharapkan daerah akan semakin terekspos ke mata publik bahkan dunia terutama dalam bidang pariwisata, tegasnya.   Sementara itu, Anis Masykhur menghimbau bahwa dosen harus selalu meng-update pengetahuan melalui penelitian sekaligus mengimplementasikan hasil penelitian tersebut dengan kegiatan pengabdian.  Karena sebagai akademisi, dosen dituntut untuk menerapkan, mengembangkan, memperkaya khazanah keilmuan, dan yang terpenting adalah mendiseminasikannya. Tak kalah penting, Abdul Muhid menegaskan bahwa kegiatan penelitian dan pengabdian adalah untuk mengidentifikasi problem sosial yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini juga untuk mengukur seberapa dekat relasi kemitraan antara universitas dan masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan sesi penandatanganan MoU di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, termasuk di dalamya bagi pengelola jurnal.  Sekitar 72 perguruan tinggi terlibat dalam kontrak ini. Kerjasama ini lagi dan lagi diharapkan mampu untuk membangkitkan “ruh” bagi dosen terutama di lingkungan PTKIS untuk menulis dan menulis. Plenary session tak luput dalam kegiatan ini, ada 78 makalah yang dipresentasikan yang nantinya akan masuk proceeding untuk diterbitkan di jurnal yang sudah terakreditasi.

1

Hari terakhir diisi dengan city tour ke beberapa lokasi wisata di Banyuwangi seperti ke Pulau Merah, pusat kerajinan batik Gajah Oling khas Banyuwangi dan terakhir ke agrowisata buah naga. Beberapa destinasi tersebut cukup representative disajikan kepada seluruh peserta untuk menikmati keindahan Banyuwangi as the sunrise of Java. Semoga menginspirasi! (An’s)

Leave a Reply