KEGIATAN PELATIHAN ANALISIS DATA PENELITIAN KUANTITATIF OLEH LPTNU DI UNU SIDOARJO

KKNI

Sidoarjo, 11 Agustus 2016. 4 orang Dosen STAINU Madiun mengikuti pelatihan Analisis Data Penelitian Kuantitatif Bagi Dosen di Lingkungan Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama Jawa Timur. Acara yang dipusatkan di UNU Sidoarjo tersebut diinisiasi oleh LPTNU (Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama) Wilayah Surabaya. Tak tanggung-tanggung, LPTNU dalam pelatihan kali ini menggandeng Lab. Statistika Industri, Jurusan Statistika ITS Surabaya sebagai mitra sekaligus narasumber utama dalam pelatihan tersebut. Acara pelatihan analisis data penelitian kuantitatif bagi dosen di lingkungan pendidikan tinggi Nahdlatul Ulama Jawa Timur tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor UNU Sidoarjo dan ditutup oleh sekretaris LPTNU Jawa Timur Dr. Yusuf Amrozi. Selama dua hari peserta mendapatkan pelatihan mengenai analisis data kuantitatif beserta dengan terobosan-terobosan baru dalam dunia penelitian langsung dari ahlinya yakni dosen-dosen dan peneliti senior Jurusan Statistika ITS Surabaya. Panitia memberikan kuota 2 orang dosen untuk mengikuti acara pelatihan tersebut akan tetapi STAINU Madiun mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan 4 orang dosennya yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh M. Muchlish Huda, M.Pd.I, Wildan Nafi’i, M.Pd.I dan Muh. Busro, M.Pd.I ketiganya dari Jurusan Tarbiyah dan Pendidikan Islam, serta Ririn Tri Puspita Ningrum, M.S.I. dari jurusan Syari’ah dan Bisnis Islam.

Acara pelatihan analisis data kuantitatif tersebut merupakan salah satu komitment LPTNU untuk mengembangkan dan meng-upgrade kembali pengetahuan dosen terutama pada bidang penelitian kuantitatif dan analisis data numeral. Pelatihan yang diadakan dengan sponsor penuh LPTNU Jawa Timur bekerjasama dengan UNU Sidoarjo tersebut berlangsung selama 2 hari yakni tanggal 11-12 Agustus 2016 dan sama sekali tidak ditarik biaya alias gratis. Dalam sambutannya Sekretaris LPTNU Jawa Timur Dr. Yusuf Amrozy mengatakan bahwasannya acara ini hanya salah satu dari upaya yang dilakukan oleh LPTNU untuk turut serta meningkatkan SDM Dosen di Indonesia, pihaknya mengatakan bahwasannya akan ada pelatihan-pelatihan susulan seperti pelatihan analisis data kualitatif, ToT SPMI (Standar Penjaminan Mutu Internal) yang akan diadakan dan diinisiasi oleh LPTNU Jatim untuk menggenjot performa dan kualitas Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama di Jawa Timur yang pertumbuhannya baik dari aspek kuantitas maupun kualitasnya terbilang cukup cepat dan pesat.

Pihaknya berharap kesempatan-kesempatan semacam ini bisa dimanfaatkan dan diikuti lalu dioptimalkan semaksimal mungkin baik untuk pengembangan diri dan nanti dampaknya akan dirasakan oleh lembaga pada khususnya dan untuk perkembangan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama secara keseluruhan pada umumnya. Pada akhir sambutannya, Dr. Yusuf Amrozy menambahkan bahwasannya acara-acara semacam ini penting dan mendesak untuk dilakukan dengan tujuan yang lebih besar lagi yakni sebagai ajang silaturrahim dan saling mempererat hubungan dan persaudaraan antar Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama di wilayah Jawa Timur. STAINU Madiun sendiri menyambut baik dan antusias terhadap semua jenis acara yang sifatnya adalah untuk pengembangan SDM dan atau untuk pengembangan lembaga secara umum. STAINU Madiun, dikonfirmasi melalui H. Isrofi, M.Pd.I selaku Waket Bidang Administrasi dan Pengembangan Lembaga siap mensupport dan memfasilitasi Dosen-dosennya untuk mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam acara, workshop, asosiasi maupun pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh LPTNU Jawa Timur maupun pihak-pihak lembaga lain. Pihaknya mengatakan bahwasannya event-event seperti ini merupakan investasi bagi semua lembaga untuk tujuan pengembangan SDM dan lembaga itu sendiri. Pihaknya berharap bahwasannya event seperti ini menjadi faktor external kemajuan dan keberhasilan STAINU Madiun di masa yang akan datang.

Penulis : Muhammad Muchlish Huda, M.Pd.I

Leave a Reply